Saya ini orang yang hidup di dalam kabut.
Ya, sebuah kabut yang tebal,
Kabut yang menutupi sinar matahari di atas saya,
Sinar yang seharusnya menerangi hari-hari saya,
Kabut yang berisi tentang kenangan masa lalu.
Saya ini orang yang hidup di dalam kabut.
Sudah cukup lama saya berada di dalamnya,
Bukannya saya tidak ingin keluar,
Sering saya mencoba pergi,
Kabutnya terlalu tebal,
Menutupi sinar yang seharusnya menjadi penuntun jalan,
Atau saya yang menutup mata untuk sinar itu?
Saya ini orang yang hidup di dalam kabut.
Berada di dalam kabut ini cukup menyiksa,
Apalagi saya hanya sendiri,
Kesepian,
Menyedihkan,
Gelap.
Sebuah kabut yang harusnya saya tinggalkan sejak dulu.
Saya ini orang yang hidup di dalam kabut.
Tapi percayakah kalian?
Kabut ini terlalu indah untuk ditinggalkan,
Kabut yang kadang memberikan cahaya,
Walau cahaya itu semu,
Cahaya yang saya yakin bukan itu jalan keluarnya,
Kadang samar,
Kadang sangat jelas.
Kabut yang aneh.
Atau saya yang sudah terlalu nyaman berada di dalamnya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar